Anime 'Yani Neko' tengah jadi sorotan setelah sejumlah penonton melayangkan keluhan terkait penggambaran penggunaan zat kontroversial dan beberapa adegan yang dianggap cukup bermasalah.
Keluhan tersebut kemudian ditinjau oleh komite etika Jepang. Namun, bukannya berujung pada hukuman, mayoritas anggota justru memilih mempertahankan kebebasan berekspresi para kreatornya.
'Yani Neko' Sempat Tuai Keluhan
Sejumlah penonton merasa beberapa bagian dalam Anime 'Yani Neko' terlalu kontroversial, terutama karena adanya penggambaran penggunaan zat yang dianggap bisa memicu kekhawatiran.
Selain itu, beberapa adegan dalam serial tersebut juga ikut dipermasalahkan. Kritik dari penonton akhirnya sampai ke komite etika Jepang untuk ditinjau lebih lanjut.
Komite Etika Pilih Bela Kreator
Setelah meninjau berbagai kritik tersebut, mayoritas anggota komite etika Jepang akhirnya mengambil sikap yang cukup menarik. Mereka memilih untuk membela kebebasan berekspresi yang dimiliki para kreator.
Menurut pertimbangan komite, Anime 'Yani Neko' tayang pada jam malam yang ditujukan untuk penonton dewasa. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan mengapa serial ini tidak dianggap perlu mendapatkan hukuman.
Format Animasi Jadi Pertimbangan
Komite juga mempertimbangkan bahwa 'Yani Neko' merupakan karya dalam format animasi. Karena itu, penggambaran kontroversial di dalam cerita dinilai tidak secara langsung menjadi ancaman nyata bagi penonton muda.
Dengan mempertimbangkan target penonton dan waktu penayangannya, mayoritas anggota akhirnya tidak melihat alasan yang cukup untuk menjatuhkan sanksi terhadap serial tersebut.
'Yani Neko' Lolos Tanpa Sanksi
Hasil akhirnya cukup jelas: Anime 'Yani Neko' tidak akan menerima sanksi dari komite etika Jepang. Berbagai keluhan memang sudah ditinjau, tetapi keputusan akhirnya tetap berpihak pada kebebasan kreatif.
Hal ini membuat 'Yani Neko' bisa melanjutkan penayangannya tanpa hukuman, meski sebelumnya sempat menjadi perbincangan karena tema dan adegan yang dianggap kontroversial.
Kesimpulan
Anime 'Yani Neko' akhirnya menang melawan sensor setelah komite etika Jepang meninjau keluhan penonton. Dengan pertimbangan jam tayang malam, target penonton dewasa, format animasi, serta kebebasan berekspresi, serial ini dipastikan tidak mendapat sanksi.