Kei Urana, penulis manga 'Gachiakuta', baru-baru ini menyampaikan pernyataan mengenai penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam proses kreatifnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Urana secara langsung menegaskan bahwa dirinya tidak menggunakan AI dalam pekerjaannya sebagai kreator manga.
Kei Urana Tegaskan Sikapnya
Pernyataan singkat tersebut disampaikan Urana melalui media sosial, merespons perhatian mengenai penggunaan teknologi AI dalam industri kreatif dan pembuatan karya manga.
Dalam pesannya, Urana memberikan penegasan sederhana mengenai proses kreatifnya tanpa menjelaskan lebih jauh mengenai metode pengerjaan yang digunakan selama membuat manga.
Pernyataan di Tengah Era AI
Penegasan Urana muncul ketika teknologi AI semakin banyak diperbincangkan karena potensinya membantu berbagai pekerjaan kreatif, termasuk ilustrasi dan produksi konten digital.
Namun, berdasarkan pernyataan yang disampaikan melalui Instagram tersebut, Urana memastikan bahwa teknologi AI bukan bagian dari proses pengerjaan karyanya sebagai mangaka.
Sikap ini sekaligus memperjelas posisi sang kreator mengenai penggunaan AI, meskipun Urana tidak memberikan keterangan tambahan mengenai alasan di balik pernyataannya tersebut.
Gachiakuta Tetap Jadi Fokus
Kei Urana dikenal sebagai kreator 'Gachiakuta', manga yang menjadi karya utama dan telah menarik perhatian pembaca melalui dunia serta karakter-karakter uniknya.
Dalam konteks pernyataannya, Urana hanya menegaskan soal penggunaan AI dalam pekerjaannya tanpa memberikan informasi tambahan mengenai perkembangan cerita atau proyek lainnya.
Pernyataan tersebut membuat pembaca mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai bagaimana Urana memandang keterlibatan teknologi AI dalam proses kreatifnya sebagai seorang mangaka.
Respons Singkat dari Sang Kreator
Meski disampaikan secara singkat, pernyataan Urana menunjukkan bahwa isu penggunaan AI tetap menjadi perhatian penting bagi kreator manga di tengah perkembangan teknologi.
Urana memilih memberikan jawaban secara langsung melalui akun Instagramnya, sehingga pesan mengenai proses kreatif 'Gachiakuta' dapat diterima tanpa banyak penjelasan tambahan.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia hanya menegaskan bahwa Urana tidak menggunakan AI dalam pekerjaannya, sesuai dengan pernyataan yang ia sampaikan sendiri.
Kesimpulan
Kei Urana, kreator 'Gachiakuta', menegaskan melalui Instagram bahwa dirinya tidak menggunakan AI dalam proses pengerjaan karyanya sebagai mangaka.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan langsung mengenai proses kreatif Urana, meskipun sang kreator tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai metode pengerjaannya.