Perpaduan Teknologi VR dan Tradisi Klasik Noh Jepang Terdapat di Manga Ghost in the Shell Versi Terbaru

Sekolah Kanze yang berusia 700 tahun, Tim Kreatif Anime Blood-C, dan Para Peneliti VR Bekerja Sama untuk Proyek Ini.

Masamune Shirow mangaka Ghost in the Shell menginspirasi produksi drama panggung "VR Noh" yang akan berjalan di Setagaya Public Theatre di Tokyo pada 22 dan 23 Agustus 2020. Produksi tersebut mengungkap visual karakter utama Motoko Kusanagi dalam pakaian Noh dengan tagline, "To a cyber world that has transcended tradition …"

Produksi akan menampilkan pemain dari Kanze, sebuah sekolah yang telah melestarikan tarian klasik Jepang dan tradisi teater Noh selama hampir tujuh abad. Ini juga akan menggunakan berbagai teknologi mutakhir dalam realitas virtual, dan tidak memerlukan kacamata VR untuk menikmatinya.

Para pemain termasuk Takanobu Sakaguchi, Kōhei Kawaguchi , Kengo Tanimoto, dan musisi Kanze Noh lainnya. Shutaro Oku (live-action Blood-C films dan stage productions, stage productions dari Ghost in the Shell Arise, Persona 4) bagian pengarah script dari Jun'ichi Fujisaku (Ghost in the Shell: Stand Alone Complex, Blood-C, Appleseed XIII).

Kentarō Fukuchi (Ghost in the Shell Arise stage production) bagian yang menangani teknologi 3D, dan Masahiko Inami dari Universitas Tokyo, seorang tokoh terkemuka dalam penelitian VR, bagian yang menangani teknologi VR produksi.

Penjualan tiket di muka akan dimulai pada hari Sabtu, 30 Mei 2020 dan penjualan ke masyarakat umum akan dimulai pada tanggal 20 Juni 2020.

Sumber : Comic Natalie

Content Creator, Anime Lover, Informan

0 Comments

Post a Comment

Add Your Comment